Selasa, 24 September 2019
Sabtu, 01 Juni 2019
BUKBER TAHUN INI
Bukber adalah pembelajaran atas kita ttg hidup bersama.
jiwa sosial kita ditempa dengan acara seperti ini.
Bukber itu menyatukan, walau pilihan kita beda
Bukber Mendekatkan akan keberagaman .....
INDAHNYA BUKBER TAHUN INI
jiwa sosial kita ditempa dengan acara seperti ini.
Bukber itu menyatukan, walau pilihan kita beda
Bukber Mendekatkan akan keberagaman .....
INDAHNYA BUKBER TAHUN INI
SPIRITUALITAS TANPA GURU
Membaca Al-Qur'an di layar gawai.
Berzikir dng tasbih digital.
Berlatih tajwid dari aplikasi.
Berguru fikih dari Youtube.
Modernitas memudahkan kita. Sayangnya, spiritualitas tak selalu berkenan dng yg mudah-mudah. Ia jalan berliku, sunyi, purba, tak pernah berubah sejak dulu.
========
Sering kali kebenaran tiba bukan dari gigihmu menggali dan mencari. Bukan dari lengkapnya aplikasi. Sesuatu yg tak terjelaskan itu menghampirimu saat menatap wajah teduh itu, ketika mencium keriput di tangannya.
Itu semua hanya bisa ada, saat kau berhadapan dng seorang guru :)
========
Di hadapan guru, adab dan hormatmu tiba sebelum semua yang lain, termasuk ilmu.
Adab adalah gerbang. Ilmu adalah musafir yang memasukinya. Sebanyak apa pun musafir yang masuk ke dalam, gerbanglah yg terlihat dari luar. Sehebat apa pun ilmumu, adablah yg kau tunjukkan,
========
Barangkali krn tak harus menunjukkan adab di hadapan gawai dan aplikasi tempat kita menggali ilmu itu, kita jadi kurang terbiasa pula menunjukkan hormat pada yg lain, terutama mereka yg sepertinya "tak lebih pandai" dari kita.
Semoga Allah selalu merahmati guru-guru kita.
Berzikir dng tasbih digital.
Berlatih tajwid dari aplikasi.
Berguru fikih dari Youtube.
Modernitas memudahkan kita. Sayangnya, spiritualitas tak selalu berkenan dng yg mudah-mudah. Ia jalan berliku, sunyi, purba, tak pernah berubah sejak dulu.
========
Sering kali kebenaran tiba bukan dari gigihmu menggali dan mencari. Bukan dari lengkapnya aplikasi. Sesuatu yg tak terjelaskan itu menghampirimu saat menatap wajah teduh itu, ketika mencium keriput di tangannya.
Itu semua hanya bisa ada, saat kau berhadapan dng seorang guru :)
========
Di hadapan guru, adab dan hormatmu tiba sebelum semua yang lain, termasuk ilmu.
Adab adalah gerbang. Ilmu adalah musafir yang memasukinya. Sebanyak apa pun musafir yang masuk ke dalam, gerbanglah yg terlihat dari luar. Sehebat apa pun ilmumu, adablah yg kau tunjukkan,
========
Barangkali krn tak harus menunjukkan adab di hadapan gawai dan aplikasi tempat kita menggali ilmu itu, kita jadi kurang terbiasa pula menunjukkan hormat pada yg lain, terutama mereka yg sepertinya "tak lebih pandai" dari kita.
Semoga Allah selalu merahmati guru-guru kita.
Ya Allah
Firman Allah : "Sekiranya tidaklah karena Karunia Allah dan RahmatNya kpd Kamu sekalian, Niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan2 keji dan mungkar itu) selama2nya, Tetapi Allah membersihkan siapa yg dikehendakiNya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (An-Nuur:21)
Do'a Ramadhan
Ilaahiii... Rabbiii...
para pengemis t’lah singgah di depan
pintuMu, orang fakir ini rebah terkulai memohon perlindunganMu.
Sampan simiskin t’lah berlabuh pada tepian
Lautan
Kebaikan KemurahanMu,
berharap sangat tuk sampai ke Halaman
Kasih dan AnugrahMu.
Maka jika pada bulan yang mulia ini,
Engkau cuma sayangi orang-orang yang ikhlas puasa dan shalat malamnya,
jadi siapa lagi yang
nantinya menyayangi;
pendosa tercela
yang tenggelam
dalam kubangan lumpur dosa dan gulita kemaksiatannya.
Tuhan,........🙏
mulia hambaMu yang berpuasa sebenarnya, bahagialah mereka
yang shalat malam
sebaik-baiknya. Selamatlah orang-orang yang beragama
dengan tulus.
Sedangkan kami ialah hamba-hambaMu
yang gemar berbuat dosa. Sayangi kami dengan KasihMu.🤲🙏😢
Bebaskan kami
dari api neraka
dengan Rahmat dan AmpunanMu
Ampunilah dosa-dosa kami dengan
Kasih SayangMu
Wahai Yang Paling Penyayang dari semua yang Menyayangi
اللهم صلِّ على سيدِنا محمدٍ عبدِك ورسولِك النبيِّ الأمِّي، وعلى آله وصحبه وسلِّم تسليما
para pengemis t’lah singgah di depan
pintuMu, orang fakir ini rebah terkulai memohon perlindunganMu.
Sampan simiskin t’lah berlabuh pada tepian
Lautan
Kebaikan KemurahanMu,
berharap sangat tuk sampai ke Halaman
Kasih dan AnugrahMu.
Maka jika pada bulan yang mulia ini,
Engkau cuma sayangi orang-orang yang ikhlas puasa dan shalat malamnya,
jadi siapa lagi yang
nantinya menyayangi;
pendosa tercela
yang tenggelam
dalam kubangan lumpur dosa dan gulita kemaksiatannya.
Tuhan,........🙏
mulia hambaMu yang berpuasa sebenarnya, bahagialah mereka
yang shalat malam
sebaik-baiknya. Selamatlah orang-orang yang beragama
dengan tulus.
Sedangkan kami ialah hamba-hambaMu
yang gemar berbuat dosa. Sayangi kami dengan KasihMu.🤲🙏😢
Bebaskan kami
dari api neraka
dengan Rahmat dan AmpunanMu
Ampunilah dosa-dosa kami dengan
Kasih SayangMu
Wahai Yang Paling Penyayang dari semua yang Menyayangi
اللهم صلِّ على سيدِنا محمدٍ عبدِك ورسولِك النبيِّ الأمِّي، وعلى آله وصحبه وسلِّم تسليما
Langganan:
Komentar (Atom)


